Kominfo Blokir 7 Situs dan 5 Grup Media Sosial, Ini Pemicunya

- Minggu, 15 Januari 2023 | 08:29 WIB
Ilustrasi media sosial. (Istimewa/jangkauindonesia.com)
Ilustrasi media sosial. (Istimewa/jangkauindonesia.com)

FLORATA NEWS – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) telah memutus akses tujuh situs dan lima grup media sosial (medsos) sejak Kamis, 12 Januari 2023.

Pemblokiran tersebut dilakukan Kominfo lantaran situs dan grup medsos itu kedapatan memuat konten jual beli organ tubuh manusia.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel A. Pangerapan, mengatakan bahwa pemutusan akses itu dilakukan sesuai permintaan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Kepolisian Negara RI.

Baca Juga: Jadi Salah Satu Isu di JJJLP, Ini 4 Fakta Seputar Kepribadian Anak Tengah, Nomor 1 Patut Diwaspadai

“Kami sudah menerima surat dari Bareskrim Polri kemarin dan hari ini. Isinya meminta Kominfo untuk melakukan pemutusan akses atas tujuh situs yang memuat konten manipulasi data tersebut,” jelasnya di Jakarta Pusat pada Jumat, 13 Januari 2023, dilansir FlorataNews.com dari Kominfo.go.id.

Menurut Dirjen Semuel, sebelumnya Tim AIS Kementerian Kominfo telah melakukan pemantauan terhadap beberapa situs dan akun media sosial yang diduga memuat konten jual beli organ tubuh.

“Kami melakukan pencarian situs jual beli organ tubuh manusia seperti yang disampaikan penyidik kepolisian yang tengah menangani kasus di Makassar dengan laporan adanya situs jual beli organ tubuh lewat Yandex,” tuturnya.

Baca Juga: Jadwal Acara TV di MNCTV Hari Ini Minggu 15 Januari 2023: Saksikan Captain Tsubasa dan Family 100

Selain menemukan situs, Tim AIS Kementerian Kominfo juga menemukan lima grup media sosial Facebook dengan konten serupa.

Hasil temuan itu kemudian disampaikan ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri untuk mengonfirmasi pelanggaran yang terjadi.

“Semua datanya kami kirimkan untuk memastikan situs tersebut benar-benar melanggar hukum. Lalu Bareskrim Polri mengirim surat untuk memutus akses tiga situs pada hari Kamis dan hari ini (Jumat) ada empat situs,” tuturnya.

Baca Juga: Bocoran Seputar Tulsa King Season 2: Film Baru yang Diperankan Sylvester Stallone, Kapan Tayang?

Berdasarkan hasil penyelidikan, ketujuh situs tersebut melanggar Pasal 192 jo Pasal 64 ayat (3) UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, yang berbunyi "Setiap orang yang dengan sengaja memperjualbelikan organ atau jaringan tubuh dengan dalih apapun sebagaimana dimaksud dalam Pasal 64 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)".

“Ketiga situs tersebut sudah tidak bisa diakses secara normal per Kamis, 12 Januari 2023 pukul 22.00 WIB. Dan empat situs akan diputus aksesnya dalam kurun waktu satu kali 24 jam ke depan,” jelas Dirjen Semuel.

Halaman:

Editor: Ade Riberu

Sumber: kominfo.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X