Duh! Oknum Polisi Berulah Lagi, Anggota Polres Lembata Ini Jadi Tersangka Gegara Terlibat Penyelundupan BBM

- Kamis, 19 Januari 2023 | 11:49 WIB
Ilustrasi BBM ilegal. (Istimewa)
Ilustrasi BBM ilegal. (Istimewa)

FLORATA NEWS – Kinerja anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali menjadi perhatian publik pasca kasus penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) ilegal turut melibatkan oknum anggota Polres Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mirisnya, upaya penyelundupan BBM ilegal oleh oknum polisi ini dilakukan di tengah kondisi masyarakat yang sedang sulit mendapatkan bahan bakar minyak saat ini.

Dilansir FlorataNews.com dari Aksinews.id pada Kamis, 19 Januari 2023, kasus ini semulanya dimulai dari Polres Flores Timur.

Baca Juga: Kabar Terbaru Randy Badjideh, Pertemuan dengan Ira Ua di PN Kupang Hari Ini Sisakan Beribu Tanya?

Sebelumnya, tim Buser Polres Flores Timur berhasil menggagalkan usaha penyelundupan BBM jenis solar sebanyak 1,5 ton yang hendak dikirim dari Pelabuhan Larantuka ke Lembata pada 22 Mei 2022 silam.

Delapan bulan berlalu, Polres Flores Timur akhirnya mengungkap hasil penyidikan lengkap (P21) atas kasus dugaan penyelundupan BBM ilegal yang menyeret oknum Polair Lembata berinisial I. Hal ini mencuat ke ranah publik pada Rabu, 18 Januari 2023.

Proses yang memakan waktu yang cukup lama itu tentunya beralasan. Pasalnya, pihak penyidik Polres Flores Timur membutuhkan waktu untuk melengkapi berkas perkara hingga dinyatakan P21.

Baca Juga: Foto Venna Melinda Bersimbah Darah Disebut Editan, Hotman Paris: Awas Lo! Gue Pidana Lu Semua

Kini, penyidik Sat Reskrim Polres Flores Timur telah menetapkan empat tersangka, termasuk oknum anggota Polair Polres Lembata bersama kru kapal dan seorang pengangkut BBM.

“Sat Reskrim menetapkan empat tersangka, yang pertama berinisial H sebagai nahkoda kapal, MEF sebagai agen kapal, I sebagai penghubung, dan yang keempat RK sebagai pengangkut BBM,” kata Wakapolres Flores Timur, Kompol I Ketut Saba, pada Rabu, 18 Januari 2023.

Ketut menerangkan, beberapa waktu ke depan pihaknya akan melimpahkan kasus tersebut di Kejaksaan Negeri Flores Timur.

Baca Juga: RSUD TC Hillers Maumere Dapat Bantuan Oxygen Generator dari Kadin NTT, Bupati Sikka: Sangat Tepat!

Saat ini, empat pelaku itu tidak ditahan karena dinilai kooperatif selama menjalani pemeriksaan.

“Mohon doa restu, dalam satu dua hari ini kita akan laksanakan tahap dua di kejaksaan,” katanya.

Halaman:

Editor: Ade Riberu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X